sebaiknya lelaki mengerti
December 6th, 2007 by eta-bangetWanita Suci
Mungkin aku memang tidak romantis, tapi siapa yang peduli
Bagiku kau memang bukan bunga, tak mampu kusamakan kau dengan bunga-bunga terindah dan terharum sekalipun
Bagiku dirimu adalah salah satu manusia terindah, tersempurna, tertinggi karenanya kau tak akan membutuhkan persamaan
Jangan pernah biarkan kau menatapku penuh, karena itu akan membuatku selalu mengingatmu
Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu
Berimbas pada tersusunnya gambarmu pada dinding khayalku
Membuat inginku sepenuh hati, sepenuh jiwa, sesemangat mentari
Kasihani jika dirimu harus hadir dalam khayalku yang masih pemuh lumpur, bahkan sampah
Tetapi apakah kau tau, dirimu terlalu suci untuk warga komplek perumahan PUING sepertiku
Berdua menghabiskan waktu denganmu bagai mimpi tak berujung, ada ingin tapi tak ada henti
Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu, meski ujung penutupmu pun tak berani kusentuh
Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku karena sucimu, indahmu kau pertaruhkan
Mungkin kau tak peduli, tapi kau hanya akan jadi wanita biasa dihadapanku bila kau lelah, tak lebih dari wanita biasa
Jangan pernah kau tatapku penuh, bahkan kau tak perlu lirikan matamu untuk melihatku
Bukan karena aku terlalu indah, tetapi karena aku seorang manipulator
Aku biasa memakai topeng keindahan pada wajah burukku, mengenakan pakaian sutra emas
Meniru laku para rahib, meski hatiku lebih kotor dari kubangan lumpur
Kau memang suci, tapi masih sangat mungkin kau termanipulasi
Karena toh kau hanya manusia, hanya wanita, meskipaun anginpun tahu kau adalah wanita suci
Beri sepenuh diri pada dia sang lelaki suci yang dengan sepenuh diri bawamu pada Tuhan
Untuknya dirimu ada, itu kata otakku, terukir dalam kitab suci, tak perlu pikir lagi
Tunggu sang lelaki suci menjemputmu dalam rangkaian khitbah dan akad
Atau kejar sang lelaki suci, itau adalah hakmu, seperti dicontohkan Ibunda Khadijah
Jangan ada ragu, jangan ada malu, semua terukir dalam kitab suci
Bariskan harapannu pada istikharah sepenuh hati ikhlas
Relakan Tuhan pilihkan leleki suci bagimu, mungkin sekarang…atau nanti…bahkan mungkin tak ada sampai kau mati
Mungkin itu berarti kau terlalu suci untuk semua lelaki di alam permainan saat ini
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu yang kau bangun dengan seluruh kekhusyu’an ibadah
Pilihan Tuhan tak selalu seindah inginmu, tapi itulah pilihan-Nya
Tak ada yang lebih baik dari pilihan Tuhan
Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki terpilih itu, melainkan pada jalan yang kau pilih, seperti kisah seorang saudariku, bidadari dari khayangan
Dimasa lalu yang meminta ke-Islam-an sebagai mahar pernikahan
Atau kebaikan itu terletak pada keikhlasannu menerina keputusan Sang Kekasih Tertinggi
Kekasih tempat kita (seharusnya) memberikan semua cinta dan menerima semua cinta yang tak terhingga dalam tiap detik hidup kita
Izinkan aku tetap bermimpi, bermimpi indah dengan melepaskan topeng kepalsuan sang rahib dan sang pemberontak kesiangan
Biarkan aku, setidaknya mencoba menjadi…
Ah, tidak! Aku hanya ingin menjadi seorang panglima yang selalu bisa membuat nyaman bila berada di dekatku
Dan bolehkah ku berkhayal dan mencoba agar hatiku tetap terlindungi bak King Arthur yang selalu dilindungi pengawal setianya yang tak takut menghadapi maut
Agar aku bisa menjadi, lelaki suci nantinya….