kunci pernikahan yang sehat dan langgeng

* Komunikasi
Yang dimaksud bukan sekadar berbicara, tapi
juga mendengarkan. Bila Anda sudah mulai malas mendengarkan pasangan
berbicara, berarti Anda telah kehilangan komunikasi.
Tunjukkan sikap yang baik dalam berkomunikasi, yaitu
mendengarkan pasangan berbicara sampai selesai, sebelum Anda
mengutarakan pendapat Anda sendiri. Ingat, perkawinan adalah
timbal-balik di antara dua orang. Semua pihak ingin punya kesempatan
berbicara dan hak untuk didengar.
* Kejujuran
Banyak pasangan
mengaku, kejujuranlah yang
membuat perkawinan mereka bertahan lama. Memang, mengakui dengan jujur
kesalahan dan kekhilafan, tak jarang pahit didengarkan, tapi kejujuran
akan menyelamatkan hubungan.
* Saling Menghargai
Hubungan perkawinan yang sukses
memandang pasangannya sederajat (equal). Jalani perkawinan dengan
saling menghargai satu sama lain.
* Saling Percaya
Jangan menghabiskan pikiran untuk
terus-terusan tegang dan curiga pada pasangan. Jika suami terlambat
pulang dengan alasan lalu-lintas macet, buat apa selalu menjadikannya
bahan kecurigaan? Janganlah kecurigaan kecil menjadi ancaman dalam
perkawinan.
*
Pasangan Adalah Teman
Jadikan pasangan Anda sebagai teman saat suka dan duka, sebab cinta yang awet membutuhkan persahabatan, bukan sekadar emosi.
* Humor
Percintaan yang diselingi humor akan menyejukkan
suasana. Jangan ragu untuk tertawa bersama pasangan, termasuk
menertawakan hal-hal yang remeh sekalipun.
* Kompromi
Apa yang Anda inginkan darinya dan apa yang dia
inginkan dari Anda, perlu dikompromikan untuk mencapai keseimbangan.
Seringkali ada hal kecil yang harus dikorbankan untuk memperoleh
kebahagiaan.
* Saling Memaafkan
Hubungan perkawinan tak akan langgeng bila salah satu pihak menyimpan dendam. Berilah maaf, jangan menyimpan dendam.
* Cinta
Tumbuhkan perasaan cinta pada pasangan, karena sampai kapan pun, manusia hidup butuh dicintai dan mencintai.
* Doa
Mohonlah berkah dan kemurahan hati-Nya agar cinta dan perkawinan Anda selalu berjalan mulus dan langgeng. (Nakita)
Saya punya artikel hasil riset perkawinan (yang sayang ukurannya
besar sekali) yang mensurvei ribuan pasangan di Amerika. Dari 2616
pasangan, mereka menyaring 642 pasangan yang mengaku pernikahannya
tidak bahagia. Lima tahun kemudian, ke-642 pasangan itu diwawancarai

kembali untuk mengetahui apa yang terjadi selama lima tahun tersebut.
Kesimpulannya mengatakan bahwa dalam perkawinan yang tidak bahagia,
perceraian tidak akan membuat pasangan yang bercerai lebih bahagia,
atau lebih percaya diri. Sebaliknya, pasangan yang memutuskan untuk
mempertahankan pernikahan mereka umumnya akhirnya lebih bahagia dari

yang memutuskan bercerai.

One Response to “kunci pernikahan yang sehat dan langgeng”

  1. hafiz Says:

    setuju … ^__^

    satu lagi ada sebenarnya…
    slr*p

    =P

Leave a Reply