mari sayangi makhluk Allah
Friday, September 28th, 2007
Inisisasi Dini Inisisasi dini adalah suatu cara untuk mengusahakan menyusui bayi langsung setelah kelahiran terjadi, hal ini sangat dianjurkan oleh badan kesehatan international dan juga UNICEF. Mengapa penting? karena sangat membantu bayi dalam hal daya tahan tubuh nya dan juga kelangsungan hidupnya di masa yang akan datang, inisiasi terbukti efektif dalam mengurangi tingkat kematian bayi dibawah umur 28 hari. Tahap yang perlu dilakukan adalah : 1. Ketika bayi lahir, maka sebaiknya bayi diletakkan di badan ibu dengan posisi tengkurap. biarkan bayi melakukan kontak fisik secara langsung dengan si Ibu tanpa ada pembatas( kain ataupun baju). perlu diketahui, saat bayi menangis, bukan menandakan bayi merasa lapar, karena dia dibekali cukup makanan slama dalam rahim ibunya, bayi menangis akibat shock dengan suasana lingkungan yang baru. Jangan khawatir bila bayi menjadi kedinginan atau apapun, saat bersentuhan antara kulit si ibu dan bayi, bila bayi merasa kedinginan, tubuh si Ibu akan mengalami kenaikan suhu tubuh, jadi bayi senantiasas akan merasa hangat. Ini terjadi secara otomatis. Intinya, badan ibu adalah tempat tidur yang paling baik di seluruh dunia dimana dilengkapi "pengatur suhu otomatis" dibandingkan dengan tempat tidur bayi yang lain dimanapu di seluruh dunia.( subhannallah). 2. Saat posisi bayi ada di sekitar dada dan perut ibunya, bayi akan diam untuk sementara waktu, dan biarkan hal ini terjadi, tunggu selang beberapa waktu, jangan pernah aktif dalam menyodorkan ASI kepada si bayi. 3. Saat diletakkan di tubuh sang ibu, bayi tidak akan menangis, dia akan membuka dan menutup matanya sambil menghentak-hentakkan kepalanya di sekitar dada ibunya, ini sangat baik, untuk merangsang pengeluaran asi. subhannalah..
4. Saat melakukan explorasi di atas tubuh ibunya(untuk mengetahui letak ASI), biasanya bayi akan menghentakkan kakinya di atas perut ibunya, jangan khawatir, jsutru hal ini membantu si ibu dalam hal pembersihan dinding rahim sehabis melahirkan bahkan untuk membersihkan sisa ari-ari dalm rahim. Subhannallah, karena posisi hentakan dan pijatan bayi di atas perut ibunya persis berada di ratas rahim. 5. Kemudian bayi mengecap-ngecap. Mengapa? karena dia akan membaui bau di sekitar ibunya, saat dia mendapati ASI, dia akan memastikannya dengan membaui tangannya, dengan cara seperti ini, dia tahu bahwa dia sudah berada dekat dengan ASI ibunya, subhannallah, bayi bisa seperti ini, karena Allah menciptakan bau yang keluar dari ASI ibu untuk pertama kalinya mirip dengan bau saat di dalm rahim( air ketuban).
6. Selain itu, yang dilakukan bayi saat berusaha mendapatkan ASI, dia akan menjilati kulit ibunya, ini dilakukannya untuk memasukkan bakteri ke dalam tubuhnya, dimana bakteri ini berubah menjadi baik dan diperlukan untuk kelangsungan hidupnya
( subhannaloh). Bahkan bayi tahu seberapa kadar bakteri yang dibutuhkannya, selama dia masih menjilati kulit ibu berarti selama itu bakteri yg diperlukannya, dan bila berhenti. berati jumlah bakteri yang diperlukan sudah cukup.
*Inilah hal terpenting yang harus diketahui ibu-ibu sekarang, dan khsusunya calon ibu.Intinya tidak ada perbuatan bayi yang sia-sia dari sekecil apapun pergerakannya, subhannalah..
tapi beberapa tips yang perlu diperhatikan adalah:
1. Mengingat ada beberapa rumah sakit ataupun dokter yang sering memisahkan bayi dan ibunya, setelah proses kelahiran terjadi, yang mana akan sangat menghambat proses inisiasi ini. maka baik untuk mensurvei tempat-tempat kelahiran dan juga tim medis yang mendukung program ini
2. Ibu yang melahirkan dengan proses caesar(pembedahan) juga dianjurkan untuk melakukan inisiasi terhadap bayinya, inisisiasi bukan hanya proses untuk kelahiran normal saja.
3. Bila ada ibu yang mengidap H+, pemberian suntikan terhadap bayi sebaiknya dilakukan setelah proses inisiasi. Hal ini baik untuk bayi, karena proses penyuntikan terhadap penyakit tersebut, bisa dilakukan selama-lamanya selama tujuh jam setelah kelahiran berlangsung.
4. Untuk bayi kembar, saat bayi pertama keluar, maka sebaiknya langsung di letakkan di atas tubuh ibunya, ketika ibu merasa mulas untuk melahirkan bayi yang ke dua. maka sangat dianjurkan bayi yang pertama didekapkan di dada sang ayah. untuk melakukan kontak fisik dengan sang ayah( tanpa kain pembatas antar kulit bayi dan ayah). baru kemudian diatur posisi bayi utnuk keduanya mendapatkan inisiasi.
ingat, ASI adalah makanan yang paling baik bagi bayi, ASI sangat lengkap, dari segi gizi ataupun appun itu yang dibutuhkan bayi.
sumber: tayangan good morning trans tv…hari rabu 26 september 2007.